Tips dan Fakta Penting yang Harus Anda Tahu Sebelum Melakukan KPR

Membeli rumah atau kondo tanpa pinjaman merupakan tantangan yang sangat besar. Rumah itu mahal tak peduli seberapa kecilnya – dan setiap investasi properti merupakan sejumlah uang yang besar.

Disitulah perusahaan peminjam dan bank datang. Biasanya, KPR memungkinkan Anda membeli propert dengan uang yang dipinjam dari perusahaan atas dasar beberapa faktor. Kemudian, dalam jangka waktu yang telah disetujui dan secara bulanan atau tahunan, Anda membayar kembali pinjaman dengan bunga, persentasenya tergantung pada biaya rumah, faktor resiko Anda sendiri dan bank atau perusahaan dimana Anda mendapatkan pinjaman.

Cara Kerja KPR

Ini merupakan inti dasar cara kerja KPR. Ada beberapa rincian yang perlu dipertimbangkan – misalnya, untuk membeli rumah, Anda masih perlu membayar deposito pada biaya total rumah dan membayar sisanya dengan memanfaatkan pinjaman. Katakan Anda membeli rumah senilai 1 milyar. Jika Anda deposit sekitar 200 juta pada biaya rumah, sisanya berasal dari pinjaman.

Namun, perhatikan “biasanya”. Ada KPR non deposito meskipun lebih mahal dalam jangka panjang, tidak sepenuhnya tanpa ada tanggungjawab deposito – sebaliknya, biasanya merupakan 95% pinjaman, dimana Anda membayar 5%. Jadi pada properti senilai 1 milyar, Anda menaruh 50 juta.

Mengapa ada deposito? Untuk asuransi. Bank tidak bisa meminjamkan uang untuk membeli rumah jika Anda tidak memiliki apapun. Selain itu, Anda tidak bisa mendapatkan pinjaman jika Anda tidak memiliki hak catatan keuangan. Seberapa banyak Anda bisa meminjam dari bank atau peminjam tergantung pada berapa banyak gaji Anda – bank tidak akan mengizinkan Anda melakukan deposito dan pinjaman pada properti yang Anda tidak mampu, kecuali yakin bahwa bisa menghasilkan keuntungan sebelum akhirnya bangkrut.

BACA YANG LAINNYA :  Tempat Wisata dan Hotel di Medan

Pinjaman meliputi beberapa jenis – tetap dan berubah. Pinjaman tetap memiliki tingkat bunga yang tetap, dinegosiasikan dan berdasarkan kondisi pasar saat ini ditambah beberapa persen – 1-2,5%, sesuai Economic Times. Jika pasar berada pada kondisi bagus, maka ini merupakan pilihan terbaik untuk melakukan kredit mobil dan kredit jangka pendek lainnya. Dengan cara itu, jika pasar naik dan biaya melambung, suku bunga Anda tetap. Pada pinjaman berubah, tingkat suku bunga berubah berdasarkan kondisi pasar. Ini merupakan keadaan terbaik untuk melakukan KPR karena biasanya berlangsung tahunan, dan pada saat itu, pinjaman tetap tidak efektif. Semua pinjaman tetap mendadak menjadi berubah meskipun seberapa pun lamanya pinjaman tetap merupakan titik negosiasi.

Tarif bisa ditawar juga, terutama jika Anda merupakan pelanggan lama bank atau pemberi pinjaman. Selagi pemberi pinjaman mengontrol tarif, Anda bisa menawar harga karena sejarah panjang kredit Anda yang bagus atau status Anda sebagai pelanggan setia.

Jadi katakana bahwa Anda membayar deposito dan Anda saat ini sedang melunasi pinjaman rumah – pinjaman tersebut juga dikenal sebagai hipotek. Selama Anda membayar hipotek, properti Anda secara teknis properti bank yang memberi Anda pinjaman, karena mereka yang membayar sebagian besar. Begitu Anda melunasinya, Anda sudah menjadi pemilik resmi. Jika Anda tak bisa, maka bank bisa menutup paksa – dan mengambil properti Anda untuk menutupi utang yang Anda miliki di bank atau pemberi pinjaman. Jika hipotek tidak dapat dibayar karene beberapa alas an, Anda masih bisa menjual rumah (termasuk hipotek) dan pergi tanpa merusak peringkat kredit Anda. Pemilik baru akan meneruskan hipotek Anda dan Anda bebas hutang.

BACA YANG LAINNYA :  Penting sekali memilih mukena yang sesuai dengan syariat islam

Alternatinya, bank dan pemberi pinjaman punya pilihan untuk membantu Anda membiayai hipotek dengan mengambil pinjaman kedua. Disitulah segalanya mulai rumit, dan yang terbaik adalah berdiskusi dengan bank Anda atau penasehat keuangan mengenai pilihan yang Anda punya, berbicara mengenai keuangan dalam jangka panjang.

Anda tidak harus selalu ke bank untuk mendapatkan pinjaman. Anda bisa mengurus hal-hal sebelumnya melalui sistem online bank. Dua hal yang harus Anda lakukan sebelum meminjam adalah pra persetujin pinjaman, dan mendapatkan simulasi KPR untuk mengetahui seberapa banyak yang akan Anda bayar untuk setiap properti. Periksa biaya rumah di daerah Anda atau lokasi yang diinginkan melalui direktori online seperti RumahDijual, dan gunakan informasi tersebut untuk menentukan seberapa banyak yang ingin Anda pinjam – dan bayar – untuk properti.

Mendapatkan KPR Secara Online

Mendapatkan pra persetujuan online bisa membantu Anda untuk segera mempersempit pilihan properti. Pra persetujuan pinjaman melibatkan bank atau pemberi pinjaman yang melakukan audit dasar pada sejarah keuangan Anda – dengan begitu, mereka bisa menghitung seberapa banyak pinjaman yang bisa Anda ambil berdasarkan anggaran dan pendapatan Anda. Sementara itu lebih baik kalkulasikan sendiri atau konsultasikan pada bank seberapa banyak pendapatan bulanan Anda yang bisa untuk membayar hipotek, aturan umumnya adalah tidak kurang dari 28% dan tidak lebih dari kira-kira 43% dari penghasilan Anda, sesuai data dari Bankrate. Namun, angka-angka ini tidak permanen – pendapatan Anda bisa berubah lebih baik (atau buruk).

Begitu anda tahu apa yang Anda mampu, Anda akan memiliki gagasan yang lebih baik dari apa yang akan Anda bayar untuk beberapa tahun kedepan. Langkah terakhir, setelah Anda memutuskan memilih properti, adalah memasuki negosiasi untuk harga final, deposito, dan rincian nyata hipotek bank Anda. Ingat untuk memanfaatkan bank Anda dengan baik ketika mempertimbangkan pinjaman, karena hubungan jangka panjang dengan pemberi pinjaman bisa membantu Anda mendapatkan tarif yang bagus atau dalam kasus darurat, membuka pilihan yang lebih baik bagi masalah keuangan Anda.

BACA YANG LAINNYA :  Tips Membuat Keripik Kentang Ala Rumahan

One thought to “Tips dan Fakta Penting yang Harus Anda Tahu Sebelum Melakukan KPR”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *